Selasa, 12 Februari 2013

PBC:You are Me



You are Me
Trifani


 http://dar.mizan.com/viewimage.php?id=6181




  
Neila dan Joe pada waktu yang sama. Mereka kembar dampit! Joe diputuskan menjadi kakak hanya karena dia lebih tinggi beberapa senti dari Neilla. Anehnya, saudara kembar ini tidak pernah rukun. Sangat berbeda dengan saudara kembar lainnya. Neilla yang feminim menginginkan hidup rukun dengan kakak satu-satunya itu. Salah satu cara dengan menggunakan pakaian yang sama dengan Joe.
Tentu saja hal ini membuat Joe kesal. Pada acara ulang tahun sekolah, Joe menyelamatkan Neilla ketika adiknya diganggu gerombolan anak nakal. Neila tak pernah menyangka kakaknya akan berbuat baik. Harapan hidup rukun pun kembali muncul di benak Neilla. Sayangnya, sifat Joe tidak berubah. bagaimana cara Neilla berdamai dengan kakaknya yang jenius itu?

Senin, 11 Februari 2013

ANAK SEJUTA BINTANG



Anak Sejuta Bintang Contoh Resensi Novel “Anak Sejuta Bintang”
Contoh Resensi Novel Anak Sejuta Bintang
“Anak Sejuta Bintang adalah novel biografis yang sangat berguna, baik dibaca untuk dijadikan dasar cara pendidikan terhadap anak. Lebih-lebih di masa tumbuh-kembang anak tersebut.” – NH. Dini, Sastrawan

Hubungan akrab suami istri Ahmad Bakrie dan Roosniah  dengan anak-anaknya terasa begitu terbuka, hangat dan demokratis, teristimewa dengan lcal, anak lelaki sulung mereka. Itulah antara lain yang terbaca dalam novel Anak Sejuta Bintang karya Akmal Nasery Basral.
Tentu tanggapan pembaca akan beragam dalam memberi penilaian terhadap sebuah karya. Namun, alangkah baiknya jika sebuah penilaian terlebih dahulu dijauhkan dari prasangka dan kebencian. Agar penilaian yang dihasilkan jernih, bajik dan bijak.
Dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang berada, lcal tidak tumbuh menjadi anak yang manja dan arogan. Sebaliknya, dia akrab dengan kekalahan dan pernah pula mengalami penolakan. Beruntunglah ia dibesarkan oleh orang tua yang begitu terbuka dan selalu menyediakan waktu untuk mendengarkan celoteh, keluhan, dan semua ceritanya.
Dalam alur cerita yang lugas dan sederhana, Akmal Nasery Basral terbilang berhasil menuliskan biografi AburizaI Bakrie dalam sebuah novel semi fiksi yang apik dan menarik. Sehingga novel ini laik dibaca sebagai sebuah karya dokumentasi  maupun sebagai sebuah hiburan. Ia bercerita sambil mendidik, tanpa terasa menggurui.
Benarlah apa yang dikatakan Dewi Motik tentang pesan novel ini pada saat acara peluncurannya.  You have to make time for your children. Komunikasi dengan anak sangat penting pengaruhnya dalam pertumbuhan mereka. Di masa-masa awal hidup seorang anak, mereka selalu butuh didengarkan dan kedua orang tua idealnya harus bisa menjadi pendengar yang baik dan kawan bercakap yang nyaman bagi anak-anaknya.
Buku ini diterbitkan oleh Penerbit Exposē dan didistribusikan oleh Mizan, sebuah nama yang cukup terkenal di kalangan pembaca Indonesia dengan karya-karya yang bermutu. Bagian lemah novel ini terutama di penyuntingan dan proofreading yang sedikit kurang teliti. Padahal Khrisna Pabichara, penyuntingnya, adalah juga seorang sasterawan. Mungkin ketika melaksanakan pekerjaan penyuntingan, beliau sedang diburu waktu tenggat sehingga beberapa kesalahan luput dari perhatian.

Beautiful Friendship


Beautiful Friendship

Yovie, 11 thn
Marissa murid baru di SD Smart.  Dia sombong banget.  Bicaranya selalu memakai Bahasa Inggris.  Dia juga selalu merendahkan teman-temannya yang lain di sekolah.
“Mulai hari ini dan seterusnya, aku enggak mau dudu dengan orang yang sombong!” bentak Vinta dengan wajah yang memerah.
“Dasar! Anak enggak tahu sopan santun!” kata Fanda.
“It’s okay! I don’t like you. I don’t wanna sit beside you, Vinta!” balas Marissa dengan wajah merah padam. Kemudian dia pun pergi meninggalkan kelas sambil meneteskan air mata.
Hmmm … bisakah sifat sombong Marissa itu berubah? Bisakah Marissa menjadi bagian dari persahabatan Vero, Vinta, Fanda, dan Firdasari? Yuk, kita baca!
sumber: http://www.mizan.com

BLOG

hi!!
ini blog keduaku di bogger
aku mau ngeshere tentang BOOK / Buku
ini posting pertamaku,aku mau ngeshere book yang bertema islami untuk anak

Judul              : Jilbab Kok Gitu? Koreksi Jilbab Indonesia
Penulis            : Andi Muhammad Arief
Penerbit          : Maktabah Ta'awuniyah
Cetakan         : Pertama, Sya'ban 1429 H/2008 M
Halaman          : 63



Allah Jalla wa 'Ala berfirman yang artinya:
"Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri istrimu, anak anak perempuanmu dan
istri istri orang mukmin, 'Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh
tubuh mereka.' Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali,
sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang. (QS. Al Ahzaab: 59).

Ayat di atas memerintahkan kepada para muslimah untuk menutupkan jilbabnya
ke seluruh tubuh mereka. Namun dalam prakteknya banyak para muslimah yang
tidak memahami bagaimana memakai jilbab yang benar sesuai aturan Islam.
Berangkat dari ketidaktahuan ini, kita saksikan banyak model jilbab dengan
beragam gaya cara pakainya.

Buku ini memuat koreksi jilbab yang ada di Indonesia. Ditulis dengan gaya
penulisan yang mudah untuk dipahami. Yang dibahas dalam buku ini adalah:
- Sempurnakan hijab
- Kewajiban berhijab
- Bagaimana menutup aurat sesuai syari'at Islam?
- Alasan muslimah memakai jilbab
- Syubhat sekitar hijab
- Jilbab kok gitu?!

Bisa jadi salah satu dari kita ada yang terkena koreksi, anggap saja sebagai
nasehat dan jangan terburu gerah. Bersyukurlah karena masih ada yang
menasehati. Kemudian niatkan hati setahap demi setahap melakukan perubahan
ke arah syari'at Islam.

Dalam ringkasan ini saya kutipkan sebagian isi dari buku ini dengan
meringkasnya. Kekeliruan dalam berjilbab saya kutipkan sebagiannya saja
demikian pula penjelasan penjelasan lainnya. Footnote tidak saya sertakan.
Semata mata untuk ringkasnya tulisan ini.


[BAGAIMANA MENUTUP AURAT SESUAI SYARI'AT ISLAM?]
-------------------------------------------------
Banyak muslimah yang belum memahami benar bagaimana menutup aurat yang
syar'i. Berikut ini akan dijelaskan cara menutup aurat yang syar'i.

1. Menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.
2. Tidak tabarruj
Yaitu berhias dan berdandan serta bertingkah laku sebagaimana kaum jahiliyah
dan kafir. Diantaranya dengan menampakkan bagian bagian tubuh yang
seharusnya ditutup dan hanya diperlihatkan kepada suaminya saja.

3. Tebal (tidak tipis atau transparan)
4. Lebar dan longgar
5. Tidak menyerupai pakaian laki laki
6. Tidak menyerupai pakaian wanita kafir

7. Bukan pakaian yang menyolok mata
Pakaian yang menyolok mata dan aneh akan menjadi pusat perhatian laki laki
dan timbulnya fitnah. Masuk di dalamnya pakaian syuhroh (pakaian yang sedang
nge-trend dan digandrungi). Semua wanita berlomba lomba memakainya dan ingin
diperhatikan oleh orang disekitarnya. Pakaian ini menimbulkan decak kagum,
pujian dan menjadikan orang lain iri untuk memakainya.

8. Tidak memakai wewangian diluar rumah



[JILBAB KOK GITU?!]
-------------------
Sebagian kesalahan di bawah ini ada yang tidak terlalu fatal namum banyak
pula yang sangat fatal. Semakin dekat dengan tuntunan syari'at dalam
berbusana maka semakin baik. Semakin jauh dari syari'at maka semakin
membutuhkan petunjuk, koreksi dan bimbingan ke arah yang lebih baik.

Memang kemampuan, keadaan, ilmu, niat, materi, lingkungan pada masing masing
muslimah berbeda sehingga pengalaman pun berbeda. Kelebihan dan kekurangan
dari faktor di atas selalu ada. yang memakai kerudung mini tentunya lebih
baik dari yang belum memakai. Yang berjilbab lebar lebih baik dari yang
berjilbab mini. Yang memakai gamis lebih baik dari yang masih memakai baju
dan celana panjang. Semua mempunyai tingkatan dan derajat.

Berikut beberapa kekeliruan dan kesalahan yang perlu diluruskan karena
banyak sebagian kaum muslimah belum mengetahui atau menyadarinya.

1. Menyamakan kerudung dengan jilbab

2. Berjilbab tapi aqidahnya rusak
Banyak yang menggunakan busana muslimah yang syar'i, tapi masih meyakini dan
melakukan perbuatan syirik. Meminta berkah kepada selain Allah seperti
kuburan. Bertawassul dengan selain Allah. Meyakini tukang ramal, primbon,
feng-shui, dan orang orang yang mengaku mengetahui kejadian yang akan datang
seperti jodoh, rezeki, nasib dan sebagainya. Hal ini akan menghancurkan
seluruh amal baiknya termasuk pahala berjilbab.

Allah berfirman yang artinya:
"Jika kamu berbuat syirik maka akan hancur amalanmu dan kamu termasuk orang
orang yang merugi." (QS. Az Zumar: 65).

3. Kerudung yang sangat ketat

4. Memakai baju dan celana ketat
Para muslimah hanya beranggapan bahwa menutup aurat adalah menutupi tubuh
dengan kain agar tidak terlihat secara langsung. Sehingga apa yang
dipakainya masih membentuk tubuhnya yang mengundang syahwat kaum lelaki.
Hal ini sama dengan wanita yang memakai baju selam. Apakah pakaian selam
pantas dikatakan berhijab? Semua tubuhnya tertutup ketat kecuali wajah dan
telapak tangan. Dada dan lekuk tubuh lainnya terbentuk dengan jelas.
Berpakaian dan telanjang sama saja.

9. Si anak berjilbab sang ibu menor
Ibu muslimah yang berdandan menor mengantar anak sekolah di TK atau SD Islam
dengan seragam muslimah yang diwajibkan sekolah. Seharusnya sang ibulah yang
wajib berjilbab. Karena kewajiban itu dibebankan kepada wanita baligh.

10. Busana muslimah yang mencolok

11. Memakai celana panjang
Maksudnya adalah benar benar memakai celana panjang sebagai pakaian
bawahnya. Sehingga belahan kakinya terbentuk. Namun jika memakai celana
panjang kemudian dirangkap dengan gamisnya maka hal itu boleh.

26. Kain gamis di atas mata kaki tapi tidak berkaos kaki
Kaki bagian bawah termasuk aurat wanita yang wajib ditutup. Namun masih
banyak wania muslimah yang belum mengetahuinya walau sudah berjilbab lebar.
Maka hendaknya bagian bawah gamis lebih panjang dan menutup kaki sepenuhnya
atau dengan memakai kaos kaki.

29. Cara membawa tas yang keliru
Muslimah yang sudah memakai jilbab dengan rapi kadang kurang memperhatikan
cara membawa tas. Baik tas slempang (dibawa pakai bahu sebelah) atau tas
jenis ransel (dibawa di punggung dengan dua slempang di dada). Selempang
akan menekan bagian dada karena menahan beban tas sehingga dada akan
terbentuk dan menonjol. Hal ini tidaklah patut bagi muslimah. Sebagai
solusi, beralihlah dengan menggunakan tas jinjing. Repot sedikit tapi
selamat dari fitnah.

33. Berkerudung mini, berbaju lengan pendek dengan manset panjang

34. Mematuhi orang tua atau suami sehingga busananya semakin jauh dari yang
disyari'atkan
Banyak muslimah atau para istri yang sudah mantap berhijab, namun ditentang
oleh orang tua dan suami mereka. "Jilbab tidak usah lebar lebar, tidak rapi,
ribet, kampungan, ketinggalan zaman" dan sebagainya. Bahkan ada yang
menyuruh melepaskan jilbabnya. Bertaubatlah wahai para orang tua dan suami,
karena Anda akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah Subhanahu wa
Ta'ala. Sedangkan taat kepada makhluk dalam menentang Allah Subhanahu wa
Ta'ala hukumnya haram.

"Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah." (HSR.
Ahmad).

36. Tidak memakai manset
Manset yang terbuat dari kain kaos dan dikenakan di lengan tangan sangat
bermanfaat. Ketika berada di busway atau bus kota dan tangan berada di besi
tempat berpegangan, maka tanpa disadari lengan baju akan melorot dan lengan
tangan akan terlihat. Sedangkan lengan tangan adalah aurat yang wajib
ditutup.
Manset berguna menahan turunnya lengan baju karena bersifat kesat. Kalau pun
lengan baju melorot ke bawah, maka lengan masih tertutup manset.

38. Berhijab tapi kemproh
Sebagai muslimah yang cinta kebersihan, kerapian dan keindahan sudah
selayaknya perhatian dalam hal ini dan jangan meremehkan. Citra muslimah
juga dilihat dari kondisi busananya.

39. Berwudhu di tempat umum dan membuka jilbabnya
Dengan alasan cuma sebentar dan mendesak, maka aurat pun terbuka ketika
berwudhu. Seharusnya mencari tempat wudhu khusus wanita yang tertutup atau
berwudhu di dalam kamar mandi.